HABADAILY.COM - Hari pertama masuk sekolah bagi siswa siswi pasca banjir bandang yang menghantam sejumlah wilayah Aceh. masih sangat memperhatinkan. Salah satunya, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang diwarnai suasana haru sekaligus penuh perjuangan.
Meski bangunan sekolah masih rusak dan tertimbun material lumpur sisa banjir bandang pada 26 November 2025 lalu, para siswa dan guru tetap berupaya memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) secara darurat.
Baca Juga: Disdik Aceh Instruksikan Sekolah Terdampak Bencana Tetap Mulai Belajar pada 5 Januari 2026
Pemandangan berbeda terlihat di SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Akses jalan menuju sekolah masih terendam air dan tertutup lumpur tebal. Demi keamanan, para guru dan siswa harus berjalan saling berpegangan tangan saat melintasi medan yang licin dan berbahaya.
Sebagian besar murid, yang juga menjadi korban banjir, datang tanpa seragam sekolah dan sepatu. Mereka hadir dengan pakaian seadanya karena harta benda mereka hanyut diterjang bencana.