Melihat Hari Pertama Sekolah di Sekolah Rusak dan Tertimbun lumpur di Aceh

January 5, 2026 - 13:29
Siswa siswi SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, hari pertama masuk sekolah pasca banjir bandang Aceh 2025. (FOTO: Taufik Kelana I HABADAILY.COM)

HABADAILY.COM - Hari pertama masuk sekolah bagi siswa siswi pasca banjir bandang yang menghantam sejumlah wilayah Aceh. masih sangat memperhatinkan. Salah satunya, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang diwarnai suasana haru sekaligus penuh perjuangan.

Meski bangunan sekolah masih rusak dan tertimbun material lumpur sisa banjir bandang pada 26 November 2025 lalu, para siswa dan guru tetap berupaya memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) secara darurat.

Baca Juga: Disdik Aceh Instruksikan Sekolah Terdampak Bencana Tetap Mulai Belajar pada 5 Januari 2026

Pemandangan berbeda terlihat di SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Akses jalan menuju sekolah masih terendam air dan tertutup lumpur tebal. Demi keamanan, para guru dan siswa harus berjalan saling berpegangan tangan saat melintasi medan yang licin dan berbahaya.

Sebagian besar murid, yang juga menjadi korban banjir, datang tanpa seragam sekolah dan sepatu. Mereka hadir dengan pakaian seadanya karena harta benda mereka hanyut diterjang bencana.

Karena ruang kelas belum bisa digunakan akibat timbunan lumpur, pihak sekolah terpaksa menggelar KBM di dalam tenda darurat.

Amelia Fitri, seorang siswa kelas 11 SMAN 2 Meureudu, mengungkapkan perasaan campur aduknya.

SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, hari pertama masuk sekolah pasca banjir bandang Aceh 2025. (FOTO: Taufik Kelana I HABADAILY.COM)

"Senang sekali bisa kembali ke sekolah dan bertemu teman-teman. Tapi di sisi lain, sedih melihat kondisi sekolah yang rusak dan tidak seperti dulu lagi," ungkap Amelia.

Kepala SMAN 2 Meureudu, Muhammad Diah, menjelaskan bahwa aktivitas hari pertama ini masih difokuskan pada pemulihan mental siswa.

"Hari ini kami hanya melakukan pengenalan kembali dan memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar meski dalam keterbatasan," kata M Diah, pada Senin (5/1/2026).

SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, hari pertama masuk sekolah pasca banjir bandang Aceh 2025. (FOTO: Taufik Kelana I HABADAILY.COM)

Banjir dan tanah longsor yang melanda Pidie Jaya pada 26 November 2025 lalu memang berdampak masif pada fasilitas pendidikan. Data Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya. 146 sekolah mengalami kerusakan parah, dan hanya 4 sekolah yang baru memulai semester kedua hari ini, yakni, SDN 1 Meurah Dua, SD IT An-Nur, SMPN 1 Meureudu, dan SMAN 2 Meureudu.

Penulis: Taufik Kelana
Editor: Suryadi

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.