HABADAILY.COM - Upaya pelestarian dan pengembangan seni visual tradisi Aceh terus dilakukan. Salah satunya melalui Workshop Pengaplikasian Bahasa Visual Tradisi Aceh pada Media Logam dengan Teknik Etsa yang diselenggarakan oleh MAPESA bersama Labs Aceh Rakitan pada 20 sampai dengan 23 Januari 2026, di Seventeen Hotel, Seutui, Banda Aceh.
Kegiatan ini melibatkan 25 peserta dari kalangan pegiat sejarah, seniman, dan komunitas kreatif. Dan didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI dan LPDP melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2024 Kategori Kegiatan Strategis.
Baca Juga: Gandeng Akademisi, MAPESA Gelar FGD Bahas Nasib Warisan Sejarah Islam di Aceh
Dua dosen Seni Murni ISBI Aceh, Yulfa Haris Saputra, S.Pd., M.Sn dan Indra Setiawan, S.Sn., M.Sn, hadir sebagai narasumber utama untuk membagikan pengetahuan konseptual dan praktik teknik etsa pada media logam.