Para pelaku dipersangkakan dengan Pasal 16 Ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan ancaman cambuk paling banyak 60 kali, denda paling banyak 600 gram emas murni, atau penjara paling lama 60 bulan.
Kabag Ops Polresta Banda Aceh, Kompol Yusuf Hariadi, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan tindakan para pelaku yang menjual miras kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Alhamdulillah menjelang bulan suci Ramadhan, kita dari Polresta Banda Aceh berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku penjual miras di wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Ke depannya kita berharap tidak ada lagi pelaku yang menjual miras di Banda Aceh," pungkasnya.