HABADAILY.COM - Di balik rimbunnya pepohonan dan gemuruh air yang memecah kesunyian hutan, Air Terjun Blang Kolam berdiri megah setinggi 75 meter di Desa Panton Rayeuk Satu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Selama ini, Blang Kolam dikenal sebagai destinasi wisata alam dengan panorama air terjun bertingkat yang memikat. Namun kini, destinasi tersebut menawarkan pengalaman baru yang lebih menantang yaitu canyonering. Aktivitas petualangan ini menggabungkan teknik trekking, rappelling, hingga eksplorasi jalur air terjun secara langsung.
Nama “Blang Kolam” berasal dari bahasa Aceh, di mana “blang” berarti ladang atau hamparan dan “kolam” berarti cekungan air. Nama ini menggambarkan formasi alam di sekitar air terjun yang dikelilingi hutan tropis dan pepohonan rindang, memberikan nuansa alami yang menenangkan dan menyegarkan mata.
Petualangan Menuju Hilir
Perjalanan menuju Blang Kolam memang memerlukan usaha ekstra, tetapi semua rasa lelah akan terbayar ketika mendengar gemuruh air yang jatuh dan melihat panorama hijau di sekitarnya

Perjalanan dimulai dengan menuruni sekitar 600 san anak tangga menuju kawasan hilir. Diapit pepohonan rindang dan udara sejuk khas hutan, setiap langkah membawa pengunjung semakin dekat pada suara deras air yang menggema. Setibanya di lokasi, suasana berubah menjadi arena petualangan yang memacu adrenalin.
Peserta diajak menuruni tebing basah, melintasi bebatuan licin, dan menyusuri aliran air terjun dengan perlengkapan keselamatan lengkap.
Sensasi berdiri di tengah derasnya air sambil menuruni jalur tebing menghadirkan pengalaman ekstrem yang masih jarang ditemukan di destinasi wisata lain di Aceh.