Menyangkut bantuan rehab rumah yang belum dikerjakan pihaknya, kata Jalaluddin, hal itu dikarenakan ada upaya penolakan. “Kalau mau menerimanya, segera kami rehab. Kalau tidak, ya akan dialihkan ke pihak lain,” pungkasnya.
Sedangkan wartawan berinisial F yang dikonfirmasi menyangkut dugaan pemerasan tersebut, mengatakan dirinya hanya menanyakan soal rehab rumah yang belum dikerjakan. “Mengenai duit, saya tidak tahu menahu. Saya juga tidak pernah ambil uang dari pengawas rehab rumah itu,” sebutnya.
Lain halnya dengan wartawan berinisial I. Saat dikonfirmasi perihal tersebut, ia justru meminta media ini tidak mencampuri urusannya. “Itu temuan saya, mengenai uang itu dalam proses. Kita sama-sama wartawan, jangan campuri urusan saya, saya nggak pernah campuri urusan Anda,” pungkas wartawan berinisial I.[]