HABADAILY.COM—Dua oknum wartawan dituding memeras rekanan pelaksana bantuan rehab rumah di Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen. Mereka ditengarai meminta sejumlah uang untuk membendung pemberitaan terkait rehab rumah yang belum dikerjakan.
“Dugaan pemerasan ini dikeluhkan Jalaluddin, pengawas rehab rumah bantuan pemerintah pusat di Kecamatan Simpang Mamplam,” sebut Umar, warga Simpang Mamplam, Sabtu (24/12/2022).
Umar menjelaskan, Jalaluddin mengaku dirinya dimintai sejumlah uang oleh oknum wartawan berinisial I dan F. “Semula dimintai Rp10 juta, namun Jalaluddin hanya punya uang Rp3 juta. Uang tersebut katanya sudah diserahkan kepada I dan F,” paparnya.
Dikatakanya, Jalaluddin berani menceritakan hal itu kepadanya karena sama-sama tinggal di Simpang Mamplam. “Ia juga tahu bahwa saya berprofesi sebagai wartawan,” sebutnya.