Pengelolaan Dana PNPM Jeunieb Rp2,8 Miliar Diduga Sarat Penyimpangan

March 6, 2023 - 23:05
Logo PNPM.
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM—Pengelolaan dana Rp2,8 miliar dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kecamatan Jeunieb, Bireuen, diduga sarat penyimpangan. Sebagian besar dana tersebut disinyalir tidak bisa dipertanggungjawabkan, terutama pada kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP).

“Mereka (pengelola dana PNPM Jeunieb) selalu mengelak kalau dipertanyakan soal perputaran uang tersebut. Kuat dugaan, sudah terjadi penyimpangan sejak dana ini digulirkan,” sebut seorang keuchik di Kecamatan Jeunieb kepada media ini, Senin (6/3/2023).

Dikatakannya, persoalan pengelolaan dana PNPM itu sering dipertanyakan di berbagai pertemuan tingkat kecamatan yang diikuti para perangkat gampong dan pengurus PNPM, termasuk pengurus Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD). “Kami juga mempertanyakan persoalan itu dalam Musrenbang Kecamatan Jeunieb. Tapi tidak pernah mendapat respon dari mereka,” sebut sumber yang minta namanya tidak ditulis ini.

Karena itu, lanjut dia, perwakilan masyarakat meminta para pihak yang terlibat dalam pengelolaan dana PNPM di Kecamatan Jeunieb untuk mengadakan rapat pertanggungjawaban keuangan. “Permintaan tersebut juga sudah kami sampaikan dalam Musrenbang, tapi tidak pernah mereka gubris,” katanya.

Menurut tokoh masyarakat Jeunieb ini, banyak kalangan di sana kecewa dengan pengurus PNPM di kecamatan itu. “Bagaimana kami tidak kecewa, sepengetauan kami, tidak ada pertanggungjawaban atas penggunaan dana PNPM. Ini uang negara, seharusnya harus transparan pengelolaannya,” katanya. 

© 2024 PT Haba Inter Media | All rights reserved.