Kekhawatiran ini juga dirasakan Bupati Simeulue, Erly Hasim. Kepada Habadaily.com, Minggu (25/11/2018), Erly bahkan menginstruksikan Dirut RSUD Simeulue dan Sekda Ahamdlyah untuk mempersiapkan segala kepentingan dan kebutuhan proses akreditasi tersebut. Dia juga meminta RSUD Simeulue harus sudah mengantongi proses akreditasi sebelum 31 Desember 2018.
Erly juga meminta BPJS Kesehatan tidak menghentikan kerjasamanya. Apalagi klaim pasien dari BPJS Kesehatan mencapai Rp 3,7 miliar per satu bulannya.
"Saya berharap Kemenkes RI memberikan garansi hingga Juni 2019, dan saya pikir juga BPJS tidak boleh menghentikan kerjasamanya. Namun apabila nantinya tidak tercapai upaya kita ini, maka biaya operasional RSUD Simeulue harus dimaksimalkan," pungkas Erly.[boy]