Polda Aceh Bentuk Tim Khusus Terkait Kematian Tahanan Tersangka Narkoba di Tamiang

October 27, 2018 - 11:47
3 dari 3 halaman

"Jika ada permasalahan, lakukan musyawarah, jangan main hakim sendiri. Pengrusakan dan pembakaran Mapolsek ini merupakan tindak kriminal, merusak aset milik negara. Polsek merupakan tempat pengaduan dan pelayanan bagi masyarakat," imbau Kabid Humas.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah masyarakat membakar dan merusak Polsek Bendahara. Hal itu dilakukan setelah mengetahui terduga pengedar sabu, MY yang ditangkap personel Polsek Bendahara tewas. Diduga, tewasnya MY karena dianiaya.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak langsung memberhentikan Ipda IW dari posisinya sebagai Kapolsek Bendahara, beberapa jam pasca insiden itu. Posisinya kini diganti AKP Sumasdiono yang kemarin menjalani sertijab di Lapangan Parama Satwika Polres Aceh Tamiang.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak juga sudah mengunjungi rumah AY untuk meminta maaf serta menyerahkan santunan kepada pihak keluarga korban. Selain itu, Kapolda Aceh juga mengecek kondisi kantor Mapolsek Bendahara yang dibakar massa.

"Saat kunjungan kemarin, Kapolda dengan unsur Forkopimda Aceh Tamiang juga membahas rencana merenovasi ulang Mapolsek. Polsek itu sebelumnya memang sedang direnovasi, menggunakan dana hibah APBK Aceh Tamiang," tambahnya.[boy]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.