Dishub Aceh: Pelayaran dalam Misi Tanggap Darurat Tidak Dipungut Biaya

February 13, 2026 - 11:04
Dishub Aceh: Pelayaran dalam Misi Tanggap Darurat Tidak Dipungut Biaya. (FOTO: Doc HABADAILY.COM)
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memegang peran strategis saat provinsi ini menghadapi bencana banjir dan longsor, yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran jalur logistik dan aksesibilitas kawasan terdampak.

Melalui UPTD Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Ulee Lheue, pemerintah Aceh mengambil langkah taktis untuk memastikan konektivitas tidak terputus.

Salah satu kebijakan yang paling dirasakan manfaatnya adalah penyediaan armada laut sebagai moda transportasi alternatif.

Seperti mengarahkan armada, KMP Aceh Hebat 2, KM Malahati, KN Antares, KN Purworejo, Kapal Cepat Express Bahari 2F, serta dua kapal roro tambahan (KMP Wira Louisa dan KMP Wira Samaeri).

Kapal-kapal ini difungsikan untuk mengangkut kebutuhan mendesak seperti mobil skidtank dan gas LPG guna mengatasi kelangkaan akibat putusnya jalur darat.

Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue, Husaini, menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu warga yang terdampak.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.