"Kegiatan lomba bertutur seperti ini dapat melatih anak-anak kita sejak dini untuk rajin membaca, rajin berlatih, merangsang pola pikirnya serta yang paling penting mengasah keberaniannya untuk tampil di depan publik," katanya.
Ia mengaku khawatir, bahwa lebih dari satu juta orang di Indonesia saat ini diketahui telah menghabiskan waktunya sekitar delapan jam sehari dengan menatap layar smartphone, sehingga yang berkembang hanyalah opini yang jauh dari data dan fakta.
"Maka untuk menghindari hal itu tertular pada generasi kita, mari kita sibukkan mereka dengan kegiatan positif yang dapat merangsang pola pikir yang terampil sebagai bekal masa depan," harapnya.
Untuk itu, ia juga meminta kegiatan yang dilaksanakan oleh Dispersip seperti lomba mendongeng, bercerita, dan bertutur dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.