Selain Pantai dan Kuliner, Parawisata Bireuen Mulai Tawarkan Sensasi Arung Jeram

Habadaily | Wisata - March 14, 2022 - 04:10
Sensasi arung jeram di DAS Krueng Peusangan, Kabupaten Bireuen. FOTO. For Habadaily.com
HABADAILY.COM | 

Dunia keparawisataan Kabupaten Bireuen yang selama ini terkenal dengan eksotisme pantai dan kenikmatan aneka kulinernya, kini mulai menawarkan sensasi menantang rafting atau arung jeram yang melintasi Krueng Peusangan di perbatasan Bener Meriah.

Destinasi wisata di Kabupaten Bireuen tidak hanya menyuguhkan laut dan pantai yang menawarkan keindahan bahari. Sebut saja pesona pantai Kuala Raja dan Kuala Jangka yang menawarkan pasir kecoklatan dengan payung warna-warni yang berjejer di antara warung-warung kuliner. Namun, kabupaten berjuluk Kota Juang ini juga memiliki alam pegunungan dan sungai yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Terlebih bagi para wisatawan pencinta atraksi ekstrem, objek wisata sungai dengan sensasi arung jeram-nya tentu menjadi pilihan utama. Dan, Parawisata Bireuen kini mulai menawarkan sensasi menantang yang populer dengan nama rafting tersebut.

Lokasi arung jeram yang patut dijajal para traveler pencinta atraksi ekstrem ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Kecamatan Juli, Bireuen. Sungai tersebut berpucuk di Aceh Tengah, melintasi sebagian Bener Meriah hingga wilayah Kabupaten Bireuen dan bermuara di Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka.

Tidak hanya mengandalkan sensasi arus air bergelombang, Arung Jeram Krueng Peusangan yang berada persis di perbatasan Bireuen dengan Bener Meriah ini juga menawarkan keindahan alam dan keberagaman hewan langka. Ya, selain menawarkan berbagai tantangan mendebarkan, sepanjang arus sungai juga menyuguhkan pemandangan hijau dan beragam habitat hewan liar yang dilindungi.

Menurut para penambang pasir di kawasan Teupi Mane Kecamtan Juli, Rafting Krung Peusangan yang diluncurkan beberapa tahun lalu itu sempat sepi peminat semasa marak-maraknya pandemi Covid-19. Namun, belakangan mulai menggeliat lagi.

“Aktivitas arung jeram di sini sudah kembali ramai lagi, seiring menyusutnya pemberiataan tentang corona,” ujar Nurmala, penjaga warung kuliner di pinggir DAS Peusangan, kawasan Teupi Mane, Kecamatan Juli.

Menurut wanita paruh baya ini, para peminat arung jeram tidak hanya datang di akhir pekan atau hari libur, tapi ada juga rombongan yang beraktivitas arung jeram di hari-hari biasa.

Jauh sebelumnya, Team Bentang Adventure yang mengelola Rafting Krung Peusangan juga gencar mempromosikan kegiatan tersebut. Bahkan, Team Bentang Adventure pernah menggandeng Duta Wisata Bireuen 2019 Cut Rizka Kamila untuk menjajal arung jeram di aliran Krueng Peusangan tersebut.

Tidak sekedar uji nyali, namun Cut Rizka Kamila dan kawan-kawan kala itu bertekad memperkenalkan potensi wisata arum jeram yang dimiliki Kabaputen Bireuen tersebut ke kancah parawisata nasional dan internasional. 

"Arung jeram ini menjadi potensi wisata alam sangat luar biasa yang dimiliki Bireuen. Selain mendapatkan pengalaman baru yang menantang, mata kita juga dimanjakan oleh panorama hutan yang maha indah di sepanjang sungai," sebut Cut Rizka Kamila, didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen.

Dijelaskannya, jalur pengarungan di DAS Peusangan memakan waktu selama lebih kurang empat jam, mulai perbatasan Kabupaten Bener Meriah yang kemudian berakhir di Desa Salah Sirong, Kecamatan Juli, Bireuen.

“Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini. Namun, jika beruntung,para paserta rafting juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di pinggir aliran sungai,” ungkap Cut Rizka Kamila.

Karena itu, Cut mengajak para wisatawan pecinta atraksi ekstrem untuk merasakan langsung sensasi arung jeram di Krueng Peusangan. "Untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Bireuen, jangan lupa masukkan arung jeram ini ke dalam daftar perjalanan kamu selama berada di Tanah Raja Jeumpa ini," ajaknya.

Belakangan ini, wisata arung jeram yang dikelola oleh Bentang Adventure ini sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun asing. “Umumnya, para penjajal arung jeram di sini dari berbagai daerah sekitar, seperti Bener Meriah, Lhokseumawe, Banda Aceh, Sigli, Langsa, Medan, dan lainnya. Bahkan, ada juga wisatawan asing dari Malaysia,” ungkap Cut Rizka Kamila.

Berbagai tantangan akan dijumpai saat para wisatawan menjajal arung jeram di Krueng Peusangan. Kondisi arus yang cukup kencang, membuat tidak sedikit peserta rafting yang terjebur ke dalam air. Namun tidak perlu khawatir tenggelam, tim penolong dari Bentang Adventure selalu sigap mengambil tindakan penyelamatan.

Para pemula juga bisa mengikuti kegiatan rafting di Kreung Peusangan dengan pengawalan ketat para instruktur. Tidak usah khawatir, setiap pengarungan dengan ban bekas tersebut selalu didampingi instruktur yang sudah mahir dan berpengalaman.

Pemanasan dan pengarahan tata cara mengendalikan ban saat melintasi arus sungai selalu diberikan sebelum melakukan pengarungan. Setelah siap dan menggunakan peralatan keselamatan seperti helm dan pelampung, pengarungan baru boleh dimulai. Tertarik mencobanya? Silakan ke Krueng Peusangan di Kecamatan Juli, Bireuen. Dijamin memiliki sensasi menantang yang tidak kalah seruhnya dengan lokasi arung jeram lain di berbagai belahan nusantara.[***]

Share: