“Saya heran ada penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang pada dasarnya sangat dibutuhkan masyarakat,” kata dia.
Selain itu, Husnul juga menyinggung terkait hebohnya pemberitaan proses Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi di Aceh mengenai Kapal Aceh Hebat.
Menurut Husnul penyidikan tersebut merupakan hal wajar. Ia juga menyayangkan banyaknya tuduhan-tuduhan negatif terhadap beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh.
Menurut Husnul, sebelum KPK menetapkan keputusan hukum, maka tidak patut memberikan tuduhan yang belum tentu benar.
“Biarlah penegak hukum yang mengadili, jangan terlalu cepat menjustifikasi,” kata dia.
Husnul mengajak seluruh elemen mahasiswa dan pemuda Aceh dapat mendukung kebijakan Pemerintah Aceh. Ia mengajak mereka untuk mengawal agar kebijakan pemerintah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kehadiran Kapal Aceh Hebat juga diapresiasi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue, Mulyawan Rohas. Ia mengatakan, mewakili masyarakat Simeulue ia berterimakasih kepada Pemerintah Aceh yang telah memprogramkan Kapal Aceh Hebat kepada pihaknya.