Plt Gubernur Didesak Fasilitasi Penanganan Imigran Rohingya

September 8, 2020 - 12:25
Ratusan pengungsi rohingya yang tiba di Pantai Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin dinihari (7/9/2020). (Foto/Ist)
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Setelah 99 imigran etnis Rohingnya tiba di Aceh Utara pada Juni lalu, kini masyarakat Lhokseumawe kembali menerima sedikitnya 297 pengungsi. Mereka mendarat di Pantai Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin dinihari (7/9/2020).

Berdasarkan sumber KontraS Aceh di lapangan, terungkap rincian jumlah pengungsi tersebut: laki-laki dewasa 102 orang, anak-anak 14 orang, serta perempuan 181 orang. Mereka mengaku sudah terkatung-katung di lautan selama tujuh bulan.

Kini, para imigran Rohingya tersebut telah dibawa ke BLK Lhokseumawe yang terletak di Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, tempat penampungan puluhan pengungsi sebelumnya.

Mengingat angka pengungsi Rohingya yang kian membludak saat ini, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mendesak Plt Gubernur segera mengoordinasikan penanganan pengungsi tersebut bersama pemerintah di tiga daerah, yakni Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara dan Kota Langsa. Hal ini mengingat wilayah tersebut sudah memiliki pengalaman dalam menangani Rohingya.

Di sisi lain, daya tampung di BLK Lhokseumawe dinilai tidak memungkinkan untuk pengungsi sebanyak itu. Pemerintah perlu memikirkan opsi untuk merelokasi mereka ke penampungan lainnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.