Distanbun Aceh Panen Perdana Bawang Merah Tajuk

January 14, 2020 - 19:17
Panen perdana bawang merah (Alium Ceva) varietas tajuk di halaman belakang Distanbun Aceh.
2 dari 3 halaman

“Luas lahannya 500 meter persegi. Tak hanya bawang merah, berbagai varietas sayuran dan buah-buahan khas Aceh dan dari daerah dan negara lain juga kita kembangkan di sini,” kata Yuni.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, panen perdana bawang merah (Alium Ceva) varietas Tajuk ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan penerapan Program Bereh di SKPA.

“Tanaman Obat Keluarga atau yang biasa disingkat Toga telah berhasil dikembangkan dan dikampanyekan oleh Distanbun. Ini merupakan suatu langkah yang sangat baik karena merupakan bagian dari Gerakan Bereh. Insya Allah dapat kita contoh di seluruh SKPA karena di Setda Aceh TOGA ini juga sudah diaplikasikan,” kata Iswanto.

Mantan Kepala Sekretariat Baiitul Mal Aceh ini berharap Gerakan Bereh dapat juga diaplikasikan oleh lembaga dan instansi lain yang berkegiatan di Aceh.

Untuk diketahui bersama, dalam rangka memperkuat pelaksanaan Gerakan Bersih Rapi Estetis dan Hijau atau yang biasa disingkat Gerakan Bereh, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah telah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 87 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Gerakan Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau di lingkungan pemerintah Aceh.

Iswanto menegaskan, Pergub Bereh yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Aceh pada tanggal 15 November 2019 itu, semakin menegaskan pentingnya penerapan Gerakan Bereh di Lingkup Pemerintah Aceh.

“Tujuan dari diterbitkannya Pergub Bereh adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehingga dapat meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami di SKPA tentu sangat mendukung langkah ini sebagai sebuah upaya memaksimalkan kinerja aparatur di semua lini, agar masyarakat terlayani dengan baik,” ujar mantan Kabag Humas Pemkab Aceh Besar itu.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.