Untuk itulah, menurut Agussabti, Diklat ini sangat penting karena bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai Unsyiah dalam menjalankan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, melalui Diklat ini diharapkan pegawai Unsyiah menjadi sosok yang tangguh di tengah kondisi sosial dengan berbagai permasalahan yang begitu kompleks.
“Dengan semakin kuatnya pemahaman tentang kebangsaan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat ASN Unsyiah untuk menghindari dan memerangi hal-hal negatif. Seperti penyalahgunaan wewenang dan jabatan, narkoba serta terhindar dari paham radikalisme, komunisme dan sebagainya,” ucap Agussabti.
Pada kesempatan ini, Agussabti juga mengucapkan terima kasih atas kerja samanya dengan Rindam IM atas terlaksananya Diklat ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk membentuk karakter pegawai Unsyiah yang profesional. Dari 30 peserta ini, ungkap Agussabti, akan terpilih 10 peserta terbaik untuk dipromosikan pada posisi jabatan tertentu.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Umum dan Keuangan Unsyiah MaimunST MM, Kepala Biro Kemahasiswaan Dr drh Mustafa Sabri MP, dan Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat (BPHM) Unsyiah Abdul Rochim SSos MPd.[]