Dijelaskan, realisasi imunisasi MR dengan sasaran anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun dan untuk Provinsi Aceh ada sebanyak 76.461 atau 4.94 persen. Target kampanye MR di Provinsi Aceh adalah sebesar 1.5 juta anak.
Selain provinsi Aceh, provinsi lain yang hinga kini realisasi imunisasi masih jauh dibawah target adalah provinsi Riau di 26.7 persen, provinsi Sumatera Barat di 27.3 persen dan di Nusa Tenggara Barat di 37.4 persen.
Tujuan imunisasi MR ini, guna meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap penyakit campak dan rubella secara cepat; memutuskan transmisi (penularan) virus campak dan rubella; menurunkan angka kesakitan akibat penyakit campak dan rubella; serta menurunkan angka kejadian sindrom rubella kongenital atau CRS (Congenital Rubella Syndrome).
Kecacatan yang timbul dari MR ini bisa berupa penyakit jantung bawaan (bocor jantung), kerusakan jaringan otak yang bisa menyebabkan kelumpuhan ataupun retardasi mental, katarak kongenital (terdapat selaput putih di lensa mata), dan gangguan pendengaran atau tuli.