Pawai Budaya Bertemakan Kopi dan Lingkungan di Takengon

September 16, 2018 - 18:50
2 dari 3 halaman

 "Senang dengan adanya budaya seperti ini, sengaja datang untuk melihat," kata Ema.

Ema mengaku pawai seperti ini baru pertama dilihat dan diharapkan akan ada kegiatan seperti ini kedepannya. Sehingga budaya dan adat yang ada di Gayo bisa dikenal oleh banyak orang.

"Senang dan budaya tampak ramai. Baru pertama lihat ini. Harapannya budaya Gayo bisa dikenal masyarakat luar," ungkap Ema.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Tengah, Khairuddin Yoes mengaku, ini bagian dari rangkaian GAMI Fest 2018 diselenggarakan pawai budaya.

Pengambilan tema budaya, kopi dan lingkungan, sebutnya, karena kondisi alam dengan masyarakat di dataran tinggi Gayo-Alas sudah menyatu. Sehingga pemerintah menilai pawai budaya perlu memperkenalkan khasanah dan budaya yang berkembang di dataran tinggi Gayo-Alas.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.