Saksi kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Geumpang. Mendapat laporan tersebut, Brigadir Irfan bersama tiga personel lainnya dibantu Koramil 17 Geumpang menuju ke lokasi kejadian. Bersama masyarakat setempat, ketiga jenazah dalam lubang tersebut dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Geumpang untuk divisum.
“Sekira pukul 17.30 WIB jenazah tiba di Alue Baroe dengan cara ditandu menggunakan kayu,” ungkapnya.
Katanya, sampai di jalan Geumpang-Tangse sudah menunggu satu unit ambulance untuk menjemput korban. Jenazah tiba di Pusekesmas Geumpang pada pukul 18.00 WIB dan langsung dilakukan Visum et Repertum.
“Lalu ketiga jenazah disemanyamkan sementara di rumah korban Muntada,” jelasnya.
Andi mengaku, kasus meninggalnya tiga penambang emas di Geumpang saat ini sedang dalam penyelidikan pihak Polsek Geumpang. “Kasus ini masih dalam lidik Polsek Geumpang,” tukasnya.
Kapolrs Pidie ini juga sesalkan masih ada warga yang melakukan penambangan emas di Geumpang. Padahal sebelumnya sudah pernah ditindak dan bahkan sudah diproses hukum karena melakukan penambangan emas secara ilegal.