Dewan Berang, Sistem Penyelesaian Ijazah Palsu di Simeulue Tak Jelas

July 14, 2016 - 13:24
Suasana RDP ijazah palsu di ruang sidang gedung dewan Simeulue | Habadaily.com | Ahmad
2 dari 3 halaman

"Sudah dua tahun bekerja, dan telah menyerap anggaran Rp 70 juta, tapi apa hasilnya, buktinya hari ini saja tidak ada data yang bisa disampaikan saudara Hanafiah," kata Azhar Agur, Politisi Nasdem.

Sedangkan Irawan Rudiono anggota dewan lainya meminta kepada tim APIP tidak hanya menelusuri persoalan ijazah palsu milik pegawai tetapi juga harus menanggapi sejumlah Kades dan Calon Kades, yang memiliki ijazah paket C dan B, yang diduga tidak dapat dipertanggungjawabkan asal muasalnya.

Karena tidak mendapat bukti data akurat penyelesaian kasus ijazah palsu dalam RDP antara 12 anggota dewan dan Ketua Tim APIP tersebut, sehingga Pimpinan RDP Hasdian Sarmadiah Yasin agar RDP tersebut akan kembali dilanjutkan di hari mendatang dengan memanggil Sekda Simeulue.

"Saya simpulannya akan dilakukan RDP ulang dengan menghadirkan seluruh tim APIP termasuk Sekda, kemudian kita akan bentuk tim pansus khusus terhadap kasus ijazah palsu ini. Soal waktunya nanti kami beritahukan,” kata Hasdian Sarmadiah Yasin sambil menutup RDP.

Sementara Hanafiah yang ditemui Habadaily.com, sesaat setelah menghadiri RDP mengaku tidak dapat menghadirkan seluruh tim APIP lainnya, disebakan dalam undangan untuk RDP itu ditujukan kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Simeulue, bukan kepada Ketua APIP.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.