"Kami sepakat melihat fenomena di Aceh sekarang, banyak kekerasan terjadi kepada anak-anak, jadi kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melindungi anak-anak di Aceh. Kekerasan anak di Aceh terjadi beruntun dalam waktu yang dekat, ini sangat miris, sampai air mata ini tumpah kalau kita cerita," kata Verri.
Ia menginginkan semua elemen masyarakat mendidik, menjaga, dan melindungi anak dari ancaman kekerasan. Karena menurutnya, pelaku kekerasan terhadap anak berada dilingkungan dekat anak berada, seperti tetangga, paman, dan teman si anak.
Mengenai hukum, Verri mengatakan, penindakan hukum terhadap perlindungan anak oleh pihak berwenang masih belum tegas. Lanjutnya, pelaku kekerasan terhadap anak belum jera dengan hukuman selama ini.
"Saat ada laporan dari masyarakat atau pihak korban, pihak kepolisian terasa mengabaikan, terlalu tembang pilih dalam menindak pelaku itu sendiri, dan juga hukuman yang dijatuhkan oleh pelaku, itu tidak sebanding dengan yang telah dilakukan terhadap anak," ujar Verri.[acl]