Poliklinik RSUD Aceh Besar Hari Ini Tutup, Dipicu Kekosongan Persediaan Obat Obatan
Meski demikian, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi seperti biasa. Hal ini dilakukan karena sifat pelayanan IGD yang darurat dan menyangkut keselamatan nyawa pasien, sehingga tidak dapat dihentikan dalam kondisi apa pun.
Selain persoalan kekosongan obat, aksi mogok juga dipicu oleh sejumlah masalah lain, seperti belum dibayarkannya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sejak bulan Januari tahun 2025 sampai sekarang.
Serta jasa medis sejak November 2025 yang mengalami keterlambatan pencairan. Tenaga medis juga menyoroti jumlah kunjungan pasien yang semakin menurun yang berimbas kepada klaim RS yang menurun.
Lebih lanjut, ia menduga bahwa kondisi ini berkaitan dengan lambatnya realisasi status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang telah ditetapkan sejak 2024, namun hingga kini belum berjalan sebagaimana mestinya.
Hal tersebut berdampak luas terhadap sistem administrasi, pengelolaan keuangan, serta pelayanan medis di RSUD Aceh Besar.