Kerusakan jalan dan jembatan tidak hanya menghambat distribusi bantuan dan aktivitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan warga, terutama bagi perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas yang harus mengakses layanan kesehatan dan layanan dasar lainnya di luar desa.
Direktur Koalisi NGO HAM, Khairil Arista, menegaskan bahwa kehadiran negara sangat dibutuhkan dalam situasi ini.
“Putusnya akses jalan membuat masyarakat tidak dapat menjual hasil kebun yang tersisa maupun memenuhi kebutuhan dasar. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serta langkah cepat dari pemerintah,” tegasnya.
Kolaborasi kemanusiaan yang dilakukan berbagai pihak merupakan bentuk solidaritas untuk memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan dukungan.
Namun demikian, pembukaan akses infrastruktur menjadi kunci utama bagi pemulihan yang berkelanjutan dan bermartabat bagi warga Gayo Setie. []