Tiga Bulan Pascabencana, Akses di Gayo Setie Masih Terputus

February 25, 2026 - 08:06
Yayasan Perempuan dan Anak Negeri Banda Aceh (YPANBA) saat bertemu warga Gayo Setie, di Bener Meriah. (Dok. YPANBA)
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten di Aceh, kerusakan infrastruktur dan krisis kemanusiaan masih dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. 

Ribuan warga tidak hanya membutuhkan bantuan logistik pangan dan layanan kesehatan, tetapi juga dukungan untuk pemulihan ekonomi agar dapat kembali melanjutkan kehidupan secara mandiri.

Baca Juga: Berikut Delapan Desa di Gayo Lues yang Hilang Diterjang Banjir Bandang

Yayasan Perempuan dan Anak Negeri Banda Aceh (YPANBA) berkolaborasi dengan AWPF, Koalisi NGO HAM, yang didukung oleh Komunitas Quaker Australia dan para donatur lainnya, menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan peralatan pertanian kepada 18 Kepala Keluarga di Desa Gayo Setie. 

Penerima manfaat terdiri dari 13 kepala keluarga perempuan, 2 lansia, serta 3 kepala keluarga yang kebunnya terdampak longsor pada 18 November 2025 lalu.

Ketua YPANBA, Ruwaida, menyampaikan bahwa hingga saat ini Desa Gayo Setie masih berada dalam kondisi terisolir. Akses menuju desa hanya dapat dilalui kendaraan roda dua karena jembatan penghubung yang putus belum diperbaiki.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.