"Lagu ini menjadi perwakilan rasa rindu antara dua insan. Mereka akan menyuarakan perasaan siapa saja yang sedang merindukan seseorang di kejauhan," ujarnya.

Proses produksi "Jaga Hati" sebenarnya telah rampung 100 persen sejak akhir tahun 2025. Namun, peluncurannya terpaksa ditunda sebagai bentuk empati atas musibah banjir bandang yang melanda Aceh beberapa waktu lalu.
"Produksi sudah selesai sejak tiga bulan lalu. Karena situasi Aceh yang saat itu sedang dilanda bencana besar, kami memutuskan untuk menunda peluncurannya. Insya Allah, jika tidak ada halangan, lagu ini akan dirilis pada Januari 2026. Semoga mendapat sambutan yang baik dari masyarakat," pungkasnya.