Gema 'Terima Kasih' di Tengah Puing Tanah Indatu

December 31, 2025 - 12:13
Gema ‘Terima Kasih’ di Tengah Puing Tanah Indatu. (FOTO: Doc HABADAILY.COM)
2 dari 3 halaman

Tim melaju perlahan, melewati satu per satu titik pengungsian dan rumah rumah yang hancur diterpa bongkahan kayu besar. Saat tim memanggil anak-anak yang kaki dan tangannya dipenuhi lumpur untuk membagikan bantuan kecil, tangis haru tak terbendung.

"Maaf ya dek, ini sedikit dari kami," ucap salah satu anggota tim. Jawaban jujur "Terima kasih, Kak" dari anak-anak tersebut membuat air mata menetes. Tim terdiam, hanya bisa berkomunikasi lewat isak tangis yang tertahan.

Perjalanan berlanjut dari Pidie Jaya menuju Kabupaten Bireuen. Kerusakan di sana sama dengan Pidie Jaya, rumah rumah warga hancur berantakan. Saat mencoba melintasi Jembatan Awe Geutah, tim harus bersabar mengantre selama 6,5 jam untuk bisa menyeberang melalui jembatan darurat (Medley) yang baru saja dibuka aksesnya.

Malam itu, tim bermalam di Kuta Blang, Bireuen, hanya berjarak sekitar 50 meter dari hulu sungai di dekat Jembatan Krueng Tingkeum yang putus.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.