HABADAILY.COM - Tansaran Bidin adalah sebuah desa di kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Indonesia. Selama ini, Bener Meriah dikenal luas sebagai wilayah dataran tinggi dengan komoditas utamanya berupa kopi Arabika.
Bukan hanya itu, sejarah mencatat, Bener Meriah adalah lokasi Radio Rimba Raya yang menyiarkan kedaulatan Indonesia ke dunia internasional pada masa Agresi Militer Belanda. Sekarang Radio Rimba Raya diabadikan sebagai sebuah monumen di kecamatan Pintu Rime Gayo.
Namun, siapa sangka? Di tengah tren wisata yang kini semakin mengarah pada pengalaman alam yang autentik, Bener Meriah menyimpan segudang keindahan. Air Terjun Tansaran Bidin hadir sebagai destinasi yang menawarkan ketenangan sekaligus petualangan.
Baca Juga: Sejuknya Gunung Seulawah Agam: Pelarian Tenang di Hamparan Hijau Aceh Besar
Air terjun ini menjadi salah satu “surga tersembunyi” yang dilirik banyak wisatawan, meski belum banyak dijamah. Pesonanya semakin dikenal luas setelah berhasil meraih penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 untuk kategori “Surga Tersembunyi Terpopuler”.
Langkah Kaki Menuju Air Terjun
Air Terjun Tansaran Bidin terletak di Desa Tansaran Bidin, Kecamatan Bandar. Lokasinya berjarak sekitar 16 kilometer dari Bandara Rembele, atau kurang lebih satu jam perjalanan dari pusat kabupaten.

Untuk mencapainya, wisatawan tidak bisa hanya bergantung pada kendaraan bermotor. Perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki (trekking) menyusuri lembah sejauh kurang lebih 800 meter. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 1,5 jam ini akan membawa pengunjung menembus rimbunnya hutan dan area perkebunan warga.