DPRA Desak Presiden Prabowo Buka Peran Internasional Tangani Bencana Aceh dan Sumatera
HABADAILY.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera membuka pintu bagi peran internasional dalam penanganan bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera.
Ketua Komisi I DPRA, Tgk. H. Muharuddin, menegaskan bahwa langkah ini mendesak dilakukan mengingat skala kerusakan yang luas dan kondisi masyarakat yang kian memprihatinkan setelah 21 hari bencana berlangsung.
"Presiden RI agar tidak mengabaikan kondisi Aceh. Sudah 21 hari sejak bencana terjadi, namun akses ke wilayah seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan pedalaman Aceh Utara masih terputus," kata Tgk. H. Muharuddin, Rabu (17/12/2025).
Muharuddin, mengaku, Pemerintah Aceh telah resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana. Keputusan ini diambil sebagai hasil evaluasi atas situasi lapangan yang belum tertangani sepenuhnya, terutama ancaman kelaparan di wilayah-wilayah yang masih terisolasi sejak 28 November 2025.
Selain itu, DPRA juga melihat keakuratan laporan perkembangan penanganan bencana yang disampaikan para Menteri Kabinet dan BNPB kepada Presiden.