"Target operasional genset darurat ini 10 MW pertama ditargetkan sudah beroperasi dalam 10 hari ke depan, sedangkan tambahan 20 MW segera masuk ke jaringan menjelang Natal, sementara total 50 MW ditargetkan sudah terintegrasi ke dalam sistem paling lambat sebelum Ramadan," ujarnya.
Rizal menjelaskan, integrasi seluruh kapasitas 50 MW akan memperkuat sistem utama di Banda Aceh, serta seluruh backbone yang terintegrasi di wilayah seperti Meulaboh dan Nagan Raya.
“Hal ini akan memperkuat sistem di Banda Aceh yang utamanya, dan nanti seluruh backbone yang terintegrasi seperti di wilayah Meulaboh dan Nagan Raya akan semakin kuat, sehingga jika terjadi gangguan, proses recovery dapat dilakukan jauh lebih cepat,” jelas Rizal.
Editor: Suryadi