Rumah Bantuan Diduga Diperjualbelikan

Keluarga Miskin di Samalanga Sekian Tahun Tinggal di Gubuk Bekas Kandang Sapi

December 26, 2024 - 21:51
Keluarga miskin di Cot Siren, Kecamatan Samalanga, Bireuen, terpaksa bertahan hidup di gubuk bekas kandang sapi. [HABADAILY.COM/Adi Saleum]
3 dari 3 halaman

Dia menjelaskan, Syahabuddin memiliki lima orang anak perempuan. Dua anaknya sudah berumah tangga, sedangkan tiga orang lagi masih tinggal bersama Syahabuddin di gubuk bekas kandang sapi. “Kasian sekali, gubuk sempit yang mereka tempati sekeluarga tidak ada kamar. Tiga perempuan dan ayahnya harus berteduh di situ,” ujarnya prihatin.

Pantauan media ini, kondisi rumah yang ditempati Syahabuddin dan tiga putrinya sangat memprihatinkan. Dinding rumah itu hanya ditempeli anyaman bambu, triplek dan papan bekas semen cor. Kondisi di dalamnya juga tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan keselamatan penghuni.

Warga Cot Siren lainnya menambahkan, bantuan rumah layak huni di gampong itu kebanyakan diperoleh kalangan orang kaya. “Ini dikarenakan ulah agen-agen rumah bantuan di Kecamatan Samalanga. Anehnya, mereka yang memperjual-belikan bantuan pemerintah tersebut tidak tersentuh proses hukum,” sebutnya.

Sumber ini menunjukkan beberapa rumah bantuan yang diperoleh kalangan orang mampu. “Di sini, orang kaya yang punya toko bertingkat juga bisa mendapatkan bantuan rumah layak huni dari Pemerintah Aceh. Padahal, rumah bantuan itu hanya dijadikan gudang, sementara orang miskin sebatas menjadi penonton atas ketimpangan tersebut,” pungkasnya.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.