Mengapa Impor Produk China ke Indonesia Makin Tinggi?

December 25, 2024 - 11:26
Ilustrasi kapal kargo. [Dok. Ist]
3 dari 3 halaman

Sementara itu, ekonom Fithra Faisal Hastiadi mengatakan, pelaku usaha tidak boleh sepenuhnya ‘mengkambinghitamkan’ China. Menurut dia, industri lokal seharusnya dibenahi, terutama dalam hal absorptive capacity. Adapun absorptive capacity merupakan kemampuan suatu industri untuk dapat menyerap investasi secara efektif.

“Absorptive capacity itu dibangun berdasar tiga pilar, yaitu infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan institusi. Ketiga hal tersebut berpengaruh pada daya serap investasi. Misalnya SDM, gimana investasi bisa terjadi jika ternyata talenta yang diperlukan di industri tersebut tidak ada?” kata Fithra. []

Sumber: Kompas

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.