Kondisi tersebut semakin diperparah dengan angka kemiskinan dan pengangguran yang juga relatif meningkat. Di sisi lain, keberadaan industri yang tangguh menjadi sangat penting sebagai ekosistem pendukung pendidikan vokasi, guna memastikan keberlanjutan dunia kerja dan stabilitas ekonomi daerah.
“Dengan JIVok Aceh ini kami berharap inisiatif ini dapat menjembatani persoalan-persoalan yang sedang kita hadapi dengan menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya siap pakai, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan masyarakat Aceh secara berkelanjutan,” jelas Arifai.
Ia berharap JIVok Aceh bisa menjadi motor penggerak dalam memperkuat keterhubungan strategis antara dunia pendidikan dan industri. []