HABADAILY.COM – Pergerakan harga buah-buahan di pasar tradisional Banda Aceh kembali menarik perhatian. Yang biasanya harga buah-buahan cenderung stabil, kali ini ada beberapa komoditas yang mengalami perubahan signifikan.
Seorang pedagang buah di Toko Sabena Buah, Lambhuk, Heri, mengungkapkan bahwa harga buah pir yang harganya tiba-tiba anjlok drastic turun hingga Rp5.000 per kilogram.
"Sekarang buah pir cuma Rp25.000 per kilogram, padahal sebelumnya bisa sampai Rp30.000," kata Heri, kepada habadaily.com, Jumat (27/09/2024).
Kata Heri, penurunan harga buah pir ini, disebabkan oleh permintaan harga dari negara asal buah tersebut, yaitu Cina. Namun, fenomena yang berbeda justru terjadi pada buah jeruk Berastagi, pisang, dan timun.
"Ketiga komoditas yakni jeruk Berastagi, pisang, dan timun mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir," akunya.
Harga jeruk Berastagi saat ini mencapai Rp30.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp20.000 per kilogram.
Sementara itu, harga pisang juga ikut merangkak naik menjadi Rp22.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp15.000 per kilogram. Timun pun mengalami kenaikan harga menjadi Rp8.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp7.000 per kilogram.
"Kenaikan harga beberapa buah ini cukup signifikan. Jeruk Berastagi saja naik sampai Rp10.000 per kilogram," tambah Heri.
Menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW, permintaan terhadap beberapa jenis buah memang mengalami peningkatan. Heri menyebutkan bahwa buah pisang dan timun menjadi primadona saat musim Maulid.
"Kalau maulid, biasanya permintaan buah pisang dan timun yang paling tinggi," pungkasnya.
Editor: Suryadi