HABADAILY.COM - Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Aceh dr H Purnama Setia Budi SpOG kembali mengingatkan pentingnya praktek Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan rawat gabung bagi ibu dan bayi baru lahir.
Kedua praktik ini, kata dia, memiliki manfaat sangat signifikan bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi. “IMD, yaitu memberikan kesempatan bagi bayi untuk menghisap payudara ibunya dalam satu jam pertama setelah kelahiran, sangat krusial dalam membangun ikatan antara ibu dan bayi serta merangsang produksi ASI,” ujar dr Purnama.
Sementara rawat gabung yang menempatkan bayi dalam satu ruangan dengan ibunya selama 24 jam memungkinkan ibu untuk menyusui kapanpun dibutuhkan. “Praktik ini tidak hanya memudahkan proses menyusui, tetapi juga meningkatkan produksi ASI dan memperkuat ikatan batin antara ibu dan bayi,” katanya.
Purnama menjelaskan, kolostrum ASI pertama yang dihasilkan ibu mengandung antibodi penting yang melindungi bayi dari infeksi. “IMD dan rawat gabung juga membantu mengatur suhu tubuh bayi, memudahkan bayi menemukan puting susu, serta meningkatkan pencernaan,” jelasnya.
Bagi ibu, manfaat dari IMD dan rawat gabung antara lain merangsang kontraksi rahim, mengurangi perdarahan pasca persalinan, dan meningkatkan produksi hormon oksitosin yang membuat ibu merasa lebih tenang dan bahagia.
TIPS SUKSES MENYUSUI
Untuk mendukung keberhasilan IMD dan rawat gabung, dr Purnama memberikan beberapa tips, yaitu:
• Dapatkan dukungan: Libatkan keluarga dan teman untuk memberikan dukungan moral dan bantuan praktis.
• Pelajari teknik menyusui: Ikuti kelas menyusui atau konsultasikan dengan konselor laktasi.
• Istirahat yang cukup: Menyusui membutuhkan banyak energi, jadi pastikan ibu mendapatkan istirahat yang cukup.
• Jaga nutrisi: Konsumsi makanan bergizi dan minum banyak air putih.
• Jangan ragu meminta bantuan: Jika mengalami kesulitan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Purnama juga menekankan pentingnya dukungan dari tenaga kesehatan, keluarga, dan komunitas untuk mendorong ibu-ibu menyusui. “Dengan dukungan yang tepat, ibu-ibu dapat memberikan yang terbaik bagi bayinya melalui ASI,” tutupnya.