Ia juga menambahkan, kemajuan digitalisasi dan kecerdasan buatan (artifficial inteligence) dewasa ini berdampak pada degradasi fungsi perpustakaan, termasuk pada perubahan perilaku masyarakat.
Mau tidak mau perpustakaan juga dituntut berbenah diri memperbaiki kualitas pelayanan. Perpustakaan dinilai perlu melakukan transformasi berupa kreativitas dan inovasi agar lebih dinamis
Plt Kepala Pusat Pembinaan Pustakawan Nurcahyono mengatakan dari data 21 ribu pustakawan dan tenaga pustakawan, baru sekitar tiga ribu yang sudah tersertifikasi.
"Ini akan terus kita tingkatkan karena untuk mengelola perpustakaan yang profesional ada orang profesional dibelakangnya, yakni pustakawan yang dibekali kompetensi yang profesional," ujar Nurcahyono. []