HABADAILY.COM – Pustakawan dari MAN 4 Aceh Besar, Rahmawati menyabet posisi terbaik ketiga, dalam ajang Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Nasional 2024.
Melansir Liputan 6, Rahmawati berada dalam deretan pustakawan terbaik nasional bersama pustakawan asal Dinas Perpustakaan Kota Parepare, Hery, yang menempati posisi terbaik kedua, serta pustakawan Perpustakaan Nasional Edi Wiyono yang terpilih sebagai yang terbaik pertama.
Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Adin Bondar pada malam puncak pemilihan mengatakan, prestasi yang dicapai tidak mudah.
Ia mengatakan, pustakawan adalah seorang yang miliki kompetensi, baik keterampilan, keahlian dan sikap. Tugas pustakawan amat berat, selain sebagai pengelola dan pelayanan perpustakaan.
"Pustakawan harus memastikan bahwa pemenuhan hak masyarakat terhadap informasi dan ilmu pengetahuan untuk kecakapan hidupnya serta perwujudan atas tujuan pembangunan inklusif yang berpusat pada peningkatan kualitas sumber daya manusia," ucap Adin.
Ia juga menambahkan, kemajuan digitalisasi dan kecerdasan buatan (artifficial inteligence) dewasa ini berdampak pada degradasi fungsi perpustakaan, termasuk pada perubahan perilaku masyarakat.
Mau tidak mau perpustakaan juga dituntut berbenah diri memperbaiki kualitas pelayanan. Perpustakaan dinilai perlu melakukan transformasi berupa kreativitas dan inovasi agar lebih dinamis
Plt Kepala Pusat Pembinaan Pustakawan Nurcahyono mengatakan dari data 21 ribu pustakawan dan tenaga pustakawan, baru sekitar tiga ribu yang sudah tersertifikasi.
"Ini akan terus kita tingkatkan karena untuk mengelola perpustakaan yang profesional ada orang profesional dibelakangnya, yakni pustakawan yang dibekali kompetensi yang profesional," ujar Nurcahyono. []