Sekolah di Bireuen Bakal Terapkan Modul Pembelajaran Lingkungan Hidup

June 7, 2024 - 17:26
Kegiatan uji publik modul ajar Pendidikan Lingkungan Hidup, yang berlangsung di Aula Disdikbud Bireuen, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024. [Dok. Ist]
2 dari 3 halaman

Terkait itu, ia mengimbau seluruh kepala sekolah dasar di Bireuen agar mempraktikkan modul ajar ini untuk para siswa. 

“Saya juga meminta Kabid SD dan Kabid TK/PAUD agar membawa anak-anak mengenal rawa Paya Nie,” pintanya.

Modul Bisa Langsung Dipakai

Ketua Tim Penyusun Silabus, Cut Azizah memaparkan, modul ajar ini disusun dengan tema ‘Sekolah Alam Paya Nie’ yang sudah disetujui oleh Kadis Pendidikan Bireuen.

Cut Azizah juga mengatakan, bahwa Rawa Paya Nie adalah habitat lahan basah yang sedang menghadapi ancaman serius dari perubahan fungsi. Awalnya rawa ini memiliki luas 300,14 hektare, namun saat ini hanya tersisa 262 hektare.

Melalui saluran edukasi, Cut Azizah meyakini masyarakat akan lebih peduli terhadap perlindungan rawa Paya Nie. “Program edukasi ini akan membantu menggalakkan aksi konservasi rawa Paya Nie,” ujar pakar manajemen lingkungan ini.

Dia menjelaskan bahwa habitat Paya Nie kaya akan keanekaragaman hayati dan spesies burung air. Selain itu, juga menjadi kawasan resapan air yang mampu menampung sekitar 600 juta meter kubik air. Karena itu, habitat lahan basah ini sangat relevan sebagai lokasi edukasi lingkungan hidup bagi para siswa. 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.