Di bidang kemaslahatan umat, papar dia, dana Infak disalurkan kepada 20 warga yang rumahnya terbakar Rp100 juta dan 50 anak balita penyandang disabilitas Rp100 juta. “Balita penyandang disabilitas tersebar di 17 kecamatan dan juga diminta data melalui kantor kecamatan. Pendataan balita penyandang disabilitas merupakan kerja sama Baitul Mal Kabupaten Bireuen dengan 17 kecamatan,” kata Tgk Muhammad Hafiq.
Berikutnya untuk 35 penerima dari ibu dan anak korban kekerasan fisik dan psikis bagi penduduk Kabupaten Bireuen Rp70 juta. “Program bantuan ini adalah Kerjasama Baitul Mal dengan Dinas PMGPKB Kabupaten Bireuen. Bantuan ini perdana dari Baitul Mal Bireuen,” jelasnya.
Dengan penyaluran zakat dan infak tahap II ini, lanjut Tgk Muhammad Hafiq, maka penyaluran zakat yang terealisasi tahap I dan II untuk zakat Rp2,6 miliar dan infak Rp2,1 miliar, sehingga total dana zakat dan infak yang terealisasi Rp4,7 miliar. “Ada beberapa kegiatan yang masih dalam proses pelaksanaan seperti beasiswa, pelatihan pemuda miskin dan kegiatan sosialisasi," pungkasnya.[]