Airbus Coba Bahan Bakar Hidrogen Menggerakkan Pesawat Komersial Terbesar di Dunia
Ini merupakan bagian dari kontribusi Airbus ZEROe, untuk meluncurkan pesawat tanpa emisi pada tahun 2035
HABADAILY.COM - Airbus mengumumkan akan menguji coba bahan bakar hidrogen untuk menggerakkan pesawat komersial terbesar di dunia, A-380! Airbus akan memasang mesin berbahan bakar ramah lingkungan itu di antara sayap dan ekor superjumbo Airbus A-380.
Ini merupakan bagian dari kontribusi Airbus ZEROe, untuk meluncurkan pesawat tanpa emisi pada tahun 2035. “Dalam hal aerodinamika, A380 adalah pesawat yang sangat stabil. Jadi pod yang dipasang di bagian belakang pesawat tidak akan menimbulkan banyak masalah,” kata Mathias Andriamisaina, kepala demonstrasi dan pengujian ZEROe di Airbus, di Paris, 30 November 2022 kemarin.
Airbus sebelumnya telah mengungkapkan desain konsep untuk pesawat yang menggunakan bahan bakar hidrogen cair dan mesin pembakaran dalam (internal combustion), atau hybrid. Wakil presiden Zero-Emission Aircraft, Glenn Llewellyn menyebutkan, sel bahan bakar hidrogen saja mungkin cukup untuk memberi daya dorong pada pesawat komersial yang lebih kecil. Mesin menggunakan sel bahan bakar untuk mengubah hidrogen menjadi listrik, yang kemudian menggerakkan baling-baling. “Dalam skala besar, dan jika target teknologi tercapai, mesin sel bahan bakar (hidrogen cair) mungkin dapat menggerakkan pesawat 100 penumpang dengan jangkauan sekitar 1.000 mil laut,” katanya.
Ujicoba pada Airbus A-380 diperkirakan pada tahun 2026 mendatang. Seperti diketahui, perubahan/pemanasan iklim goblal (global warming) terjadi akibat penggunaan BBM fosil yang terus meningkat, dan sumbangan cukup besar dari dunia transportasi udara, selain darat, laut dan industri.