Airbus Coba Bahan Bakar Hidrogen Menggerakkan Pesawat Komersial Terbesar di Dunia

December 4, 2022 - 00:23
Airbus A-380 yang ditempeli mesin berbahan bakar hidrogen di antara sayap dan ekornya. Foto dok CNN
1 dari 3 halaman

Ini merupakan bagian dari kontribusi  Airbus ZEROe, untuk meluncurkan pesawat tanpa emisi pada tahun 2035

HABADAILY.COM - Airbus mengumumkan akan menguji coba bahan bakar hidrogen untuk menggerakkan pesawat komersial terbesar di dunia, A-380! Airbus akan memasang mesin berbahan bakar ramah lingkungan itu di antara sayap dan ekor superjumbo Airbus A-380.

Ini merupakan bagian dari kontribusi  Airbus ZEROe, untuk meluncurkan pesawat tanpa emisi pada tahun 2035. “Dalam hal aerodinamika, A380 adalah pesawat yang sangat stabil. Jadi pod yang dipasang di bagian belakang  pesawat tidak akan menimbulkan banyak masalah,” kata Mathias Andriamisaina, kepala demonstrasi dan pengujian ZEROe di Airbus, di Paris, 30 November 2022 kemarin.

Airbus sebelumnya telah mengungkapkan desain konsep untuk pesawat yang menggunakan bahan bakar hidrogen cair dan mesin pembakaran dalam (internal combustion), atau hybrid. Wakil presiden Zero-Emission Aircraft, Glenn Llewellyn menyebutkan, sel  bahan bakar hidrogen saja  mungkin cukup untuk memberi daya dorong pada pesawat komersial yang lebih kecil. Mesin menggunakan sel bahan bakar untuk mengubah hidrogen menjadi listrik, yang kemudian menggerakkan baling-baling. “Dalam skala besar, dan jika target teknologi tercapai, mesin sel bahan bakar (hidrogen cair) mungkin dapat menggerakkan pesawat 100 penumpang dengan jangkauan sekitar 1.000 mil laut,” katanya.

Ujicoba pada Airbus A-380 diperkirakan pada tahun 2026 mendatang. Seperti diketahui, perubahan/pemanasan iklim goblal (global warming) terjadi akibat penggunaan  BBM fosil yang terus meningkat, dan sumbangan cukup besar dari dunia transportasi udara, selain darat, laut dan industri.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.