Gubernur menjelaskan, gadget yang dikuasai anak-anak akan masuk ke ranah privat mereka dan tanpa kontrol, hal itu akan sangat berbahaya.
“Gadget yang anak-anak kita kuasai akan masuk ke ruang pribadi mereka. Ke kamar, ke kamar mandinya dan yang paling bahaya adalah semua itu di luar kontrol. Namun, melarang anak-anak kita menggunakan gadget juga tidak mungkin karena banyak juga hal positif dari gadget tersebut,” kata Nova.
Oleh karena itu, Gubernur mengajak MAA untuk membentuk dan membina komunitas yang tidak hanya bernuansa masa lalu tetapi bernuansa masa kini dan masa depan.
Ketua 1 Kolektif Koligial MAA Tgk Yusdedi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan dan kehadiran Gubernur Aceh pada Raker MAA tahun 2022.
“Ini merupakan kali pertama Raker MAA dibuka dan dihadiri Gubernur Aceh. Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Pak Gubernur atas kehadirannya,” ujar Yusdedi.