Tim Riset USK Teliti Sistem Cerdas Sirkulasi Udara

December 22, 2021 - 20:48
Staf laboratorium USK melakukan pengambilan data di ruang isolasi penyakit menular. Mockup ruang isolasi ini merupakan inovasi untuk penyakit yang menular melalui udara seperti Covid-19.
1 dari 3 halaman

Peneliti Universitas Syiah Kuala (USK)  menciptakan suatu inovasi ruang isolasi pasien yang terpapar penyakit yang menular melalui udara seperti misalnya Covid-19. Ruang isolasi diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi dokter dan pasien. Tim Riset USK diketuai oleh Rektor Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng IPU ASEAN Eng.

Dalam penelitian ini, USK juga berkolaborasi dengan Prof TM Indra Mahlia MEng dari University of Technology Sydney, Ultimo, New South Wales Australia. Sementara Tim Riset USK sendiri beranggotakan Prof Dr dr Maimun Syukri Sp PD-KGH, Dr Ir Hamdani Umar MT, Dr Ir Razali Thaib MSi MT, Dr Irwansyah ST MEng, Dr-Ing Rudi Kurniawan ST M Sc, Dr Sarwo Edhy Sofyan ST MEng, dan dr Harapan MInfect Dis DTMH PhD.

Rudi Kurniawan, salah seorang peneliti mewakili rekannya menyampaikan, pandemi Covid-19 yang melanda dunia dalam dua tahun terakhir telah memberikan dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat. Hal inilah yang mendasari Tim Riset USK untuk melakukan riset tersebut.

Dikarenakan penularan melalui media udara, maka pasien yang terinfeksi ditempatkan pada ruangan isolasi yang menggunakan tekanan udara negatif. Menurutnya, ruangan dengan tekanan udara negatif, dapat diartikan tekanan udara di dalam ruangan lebih rendah dibandingkan di luar ruangan.

Alasannya,  ruangan bertekanan udara negatif memiliki sifat untuk dapat menahan virus maupun bakteri yang ada atau masuk ke dalam ruangan, sehingga virus ataupun bakteri tersebut tidak akan keluar dari ruangan.

"Adapun untuk membuat tekanan udara negative pada ruang tersebut maka diperlukan sistem tata udara yang meliputi perangkat sistem pendingin udara, sistem cerdas untuk pengaturan sirkulasi udara di dalam ruang isolaso dan desain penempatan saluran udara masuk dan keluar dari ruangan," tutur Rudi.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.