Danny Fenster, 37, wartawan asal Amerika Serikat yang kini ditahan di Myanmar. [Foto Antara]
3 dari 3 halaman
Kelompok hak asasi manusia menyebut tindakan militer Myanmar sebagai serangan terhadap kebenaran. "Kami sama sedihnya atas tuduhan ini seperti halnya tuduhan lain yang diajukan terhadap Danny," kata saudaranya, Bryan Fenster, dalam pesan teks.
Seorang juru bicara dewan militer yang berkuasa tidak menjawab permintaan komentar dari Reuters. Kedutaan Besar AS di Yangon juga belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.(Ant/MI/*)
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow