Hasil olah TKP, kata perwira menengah Polri tersebut, petugas menemukan selongsong dan beberapa proyektil peluru dengan kaliber 7,62 x 39 milimeter dan 5,56 x 45 milimeter.
"Ada selongsong dan proyektil peluru yang menempel di dinding Pos Pol dan pada mobil masyarakat yang parkir di sekitar pos polisi tersebut. Tidak ada korban jiwa dan kerugian materi sedang diinventarisir," kata Kombes Pol Winardy.
Kombes Pol Winardy mengatakan tim yang diturunkan ke lokasi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh didukung personel Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengejar terduga pelaku serta mendalami motif penembakan dan hal lain yang mungkin saja terjadi.
Polda Aceh, kata Kombes Pol Winardy, menyayangkan penembakan tersebut di saat semua elemen masyarakat sedang bekerja keras menanggulangi pandemi Covid-19.