Ruman Aceh Kembali Gelar Mibara

Habadaily | Sosbud - February 22, 2021 - 21:41
Wisata buku gratis Mibara (minggu baca rame-rame) yang digelar di lapangan Blang Padang, Banda Aceh.
HABADAILY.COM | 

HABADAILY.COM—Setelah nyaris setahun penuh ditiadakan karena pandemi Covid-19, wisata buku gratis Mibara (minggu baca rame-rame) kembali digelar di lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

"Hampir setahun penuh kita telah meniadakan MIBARA sebab pandemi. Terkahir kali MIBARA digelar pada  8 Maret 2020 lalu," kata Ketua Taman Bacaan Masyarakat Rumah Baca Aneuk Nanggroe (TBM-Ruman) Aceh Fadillah Islami Chaniago SIKom, selepas Mibara edisi ke 220 pada Minggu (21/2/2021) siang.

Selain gratis membaca di tempat, ujar Fadil, pihaknya membolehkan pengunjung meminjam hingga 5 judul selama sepekan secara gratis. Hal tersebut dilakukan sejak Mibara digelar pertama kali pada 18 Mei 2014.

"Para peminjam akan mengembalikan pada edisi Mibara berikutnya. Tidak ada syarat yang memberatkan, juga tidak ada denda. Modalnya hanya saling percaya, jujur dan tanggung jawab," imbuh peraih juara 1 pengelola TBM se-Aceh tahun 2017 ini.

Di sisi lain, para pengunjung Mibara juga merasa bahagia. Sebab, mereka kembali bisa menikmati dengan gratis beragam bacaan berkualitas nan bernas.

"Alhamdulillah, setelah setahun diliburkan, saya bisa ke Mibara lagi. Hari ini saya meminjam 5 buku sekaligus, terima kasih Ruman Aceh," kata Nurul Fajri yang tinggal di Gampong Reuloh, Aceh Besar, seraya tersenyum.

Sementara itu, Pendiri dan Pembina Ruman Aceh, Ahmad Arif yang hadir dari pagi hingga selesai Mibara ke 220 menuturkan, pihaknya memberanikan diri karena kasus COVID-19 sudah jauh menurun.

"Kami memantau pemberitaan selama dua pekan terakhir sebelum memutuskan untuk kembali menggelar Mibara. Sebelumnya, tiga kali kami batalkan, karena jumlah kasusnya masih fluktuatif," tutur Arif.

Melalui SMS yang dikirim pada Sabtu (20/2/2021) siang, imbuh Arif, pihaknya menghimbau para pengunjung Mibara agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kami sampaikan untuk memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan saat tiba di lokasi Mibara, menjaga jarak dan tidak melakukan kontak fisik," ungkap Arif.

Sebagai informasi, di sela-sela Mibara edisi 220, Ruman Aceh menerima sumbangan  dari 3 orang pengunjung. Satu, dari dokter Aslinar SpA BioMed, 1 buku.  Dua, 51 buku dari Aris. Tiga, uang tunai Rp300.000 dari Latifah. Mereka bertiga dari Aceh Besar.[]

Share: