Konsistensi Berbuah Apresiasi
Konsistensi Ruman Aceh itu, kata Abdul Hamid, mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, baik Aceh maupun pusat dalam tiga tahun berturutan, 2017-2019.
Tahun 2017, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ruman Aceh menyabet peringkat pertama dalam ajang bergengsi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh. Sementara di tingkat nasional, Ruman Aceh meraih peringkat ke 6 pada ajang serupa yang digelar Kemdikbud di Bangka Belitung.
Masih dalam ajang serupa, tahun 2018, kreativitas Ketua PKBM Ruman Aceh berhasil meraih juara pertama di Aceh dan ke 7 pada level nasional di Pontianak. Sedangkan pendiri Ruman Aceh, setelah melalui rangkaian panjang seleksi secara nasional, mendapat anugerah Insan Peduli Pendidikan dari Kemdikbud di Jakarta pada akhir 2019.
Sementara itu, atas nama Ruman Aceh, Ahmad Arif berterima kasih atas atensi dan apresiasi yang diberikan Abdul Hamid melalui rekam jejak dalam bentuk buku yang kontennya sangat positif dan mampu membangkitkan jiwa para pembacanya.
“Sesungguhnya masih banyak di luar sana sosok inspiratif yang terus bergerak dalam diam. Meski demikian, kami berterima kasih sekali atas atensi dan apresiasi nan tulus dari penulis. Alhamdulillah dan terima kasih pula kepada semua sahabat yang pernah dan atau masih terus membersamai khidmah sederhana Ruman Aceh,” kata Arif.