Asra menuturkan, dari 266 KPM penerima paket UEP, 100 KPM untuk petani cabe, 83 KPM untuk usaha menjahit, dan 83 untuk usaha membuat kue.
“Di tengah masa pandemi seperti ini, kita tetap berupaya untuk membantu dan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan tugas dan fungsi yang kita miliki, karena ini merupakan bentuk dan tanggungjawab pemerintah,” kata Asra.
Karena itu, Asra berharap, bantuan berupa UEP yang diberikan ini betul-betul dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat, sehingga pada kesempatan lain bantuan pemerintah ini dapat diberikan kepada yang lain, sehingga terjadi pemerataan pembangunan kesejahteraan.
“Kita di provinsi memberikan bantuan sesuai dengan nama yang diusul dan tentunya kita juga mengecek langsung ke lapangan. Namun harapan kita bantuan ini dapat diterima secara merata oleh setiap masyarakat yang rentan,” tegas Asra.