Dalam pertemuan tersebut, sejumlah bupati dan wali kota ikut menyampaikan sejumlah permasalahan yang melanda di daerah kepemimpinannya kepada para anggota Forbes. Sejumlah permasalahan tersebut, antara lain, menyangkut soal pembangunan infrastruktur, pariwisata bencana alam dan investasi. Mereka berharap sejumlah masalah tersebut dapat diperjuangkan ditingkat nasional untuk mendapatkan solusi.
Walikota Banda Aceh Aminullah Usman mengaku pembangunan proyek strategis nasional di daerah yang ia pimpin sangatlah minim. Ia berharap para anggota Forbes dapat memperjuangkan agar sejumlah proyek nasional dapat dilaksanakan di Banda Aceh. Dengan demikian, ia yakin pembangunan di Banda Aceh akan berjalan lebih cepat.
Selain itu, ia juga meminta anggota Forbes agar ikut memperjuangkan penambahan rute penerbangan langsung dari Banda Aceh ke luar negeri, seperti penerbangan ke Singapura dan Thailand, kepada Menteri Perhubungan. Menurutya, Banda Aceh yang berlatar belakang pariwisata dan perdagangan perlu didukung oleh kelancaran konektivitas.
Sementara Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengaku sangat setuju dengan upaya mempermanenkan dana Otsus Aceh. Ia mengatakan, Aceh masih membutuhkan dana stimulant itu untuk terus menggenjot pembangunan.
Selain itu, Dulmusrid juga meminta agar pembangunan infrastruktur di Aceh Singkil dapat dibantu melalui Aanggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). Menurutnya, pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan Aceh Singkil untuk mengejar ketertinggalan dengan kabupaten lain di Aceh.
Dulmusrid mengatakan ada sejumlah infrastruktur yang sangat dibutuhkan Aceh Singkil untuk mengejar ketertingalan. Salah satunya mempercepat pembangunan jalan dari Trumon Aceh Selatan ke Kuala Baru Aceh Singkil. Ia berharap jalan tersebut dapat selesai di akhir 2020 mendatang. Dengan demikian, konektivitas ke Aceh Singkil dapat ditempuh lebih cepat.
Selanjutnya, kata Dulmusrid, Aceh Singkil juga membutuhkan tempat penyandaran kapala pecat yang berlayar ke destinasi wisata di Pulau Banyak. Selama ini sejumlah kapal cepat yang mengangkut wisatawan ke Pulau Banyak masih terkendala dengan tempat penyandaran.
“Kemudian soal banjir, saya rasa penanganan banjir di Aceh Singkil harus masuk dalam program nasional,” kata Dulmusrid.[]