Ramadhan Made Taklukkan Pentas Dunia

November 23, 2019 - 01:35
Ramadhan Made In Made | FOTO: IST
3 dari 3 halaman

Setiap tampil, komunitas musik ‘Melayu, Aceh and reggae’ ini cenderung mengatasnamakan identitas ke-Ace-han, walau sebenarnya mengusung genre musik reggae yang juga berirama melayu. 

Sepanjang perjalanannya, personil Made In Made pun tidak pernah tetap. Selalu saja bergonta-ganti dikarenakan sifat perjalanan grup ini terkesan seperti layaknya sedang bergerilya. Banyak kawan-kawan yang tidak sanggup untuk bertahan. 

Hal ini dikarenakan seringnya tampil di event-event yang sifatnya charity, seperti penggalangan dana bencana alam serta acara-acara komunitas yang tidak dibayar.

Made In Made juga mengisi even-even komersil, pertunjukan seni budaya, dan panggung hiburan rakyat yang diadakan Pemko Banda Aceh atau Pemerintah Aceh. Selain itu, Made dan komunitasnya juga kerap tampil di even-even nasional dan internasional.

Beberapa penampilan Made In Made, antara lain tampil pada even Indonesia Reggae Festival 2011, Vote (Voice From The East) 2012, International Reggae Festival di Thailand 2013, Festival Reggae Rainforest di Kuala Lumpur 2014, Bokor International Reggae Festival di Riau 2015, Rapa’i International Festival di Banda Aceh 2016, 1st Malaysian International Reggae Festival di Ipoh 2016, Bokor World Music Festival di Riau 2016, dan unjuk kebolehan di International Belantara Reggae Music Festival di Kuala Lumpur 2017.

Selanjutnya tampil di Hiphop In Depok 2018, Bali Reggae Star Festival 2018, Serumpun Melayu Bersatu di Sabang 2018, International Peace Day di Malaysia 2018, dan Event Reggae Pulau Tioman Malaysia 2019. Selebihnya juga tampil di berbagai perhelatan di dalam negeri, baik berlevel lokal maupun nasional.[]

Artikel Ini Sudah Tayang di Media Cetak : HD Indonesia Edisi : 08  (16-30 NOVEMBER 2019

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.